O-buddies (part II)

Sedikit meralat melengkapi postingan gw yang ini, di mana gw menulis

Pretty long time ago, my cousin said to me, “Office is not like school, you can’t trust many peeps there. If you could have gank of buddies at school, at work you can’t. You can only have one or two good friends there.
…..
 I think I’ve proved that my cousin hypothesis wasn’t true. The reason why you have only one or two or many o-buddies is not because of office is different from school, It’s just another fate and conformity issues. 

Di sana gw menganggap sepupu gw salah, karena gw merasa cukup punya beberapa temen akrab di kantor. Ok, at that point I was right, tapi gw tidak menganalisis mengenai per-geng-an di kantor kan waktu itu…Dan sekarang gw bisa bilang bener kata sepupu gw, lo memang gak bakal sulit punya geng di kantor…hanya sahabat yang sifatnya satuan, bisa sedikit bisa banyak (yang tidak terkait satu sama lain).

Definisi geng versi gw: sekumpulan sahabat yang saling dekat dan lebih dari 2 orang (minimal 3) *asal*

Kecualiiii…jika kebetulan lo cukup beruntung (eh beruntung ini relatif loh, buat yang gak suka geng-gengan mungkin gak akan merasa beruntung) masuk kerja bareng sama temen-temen seumuran, kebetulan “cocok” dan dapet “chemistry“-nya, dan kebetulan satu unit kerja, hmm…satu divisi lah at least.

Contoh di kantor gw: 3 cowo mesum lantai 20, dan 3 cewe di westwing lantai 3 (bukan gw tentunya)… mereka udah kayak kembar 3, bukan berarti kemana-mana selalu bareng, tapi terasosiasi kalo inget si anu lo salah satunya akan inget si anu2 dan anu3…

Eh tapi gw bersyukur banget loh sama kondisi pertemanan gw sekarang, dan kondisi pekerjaan yang memungkinkan gw buat akrab sama teman-teman dari unit kerja lain 🙂 Alhamdulillah juga waktu jaman-jaman penentuan peer partner ada 6 orang dari departemen dan unit kerja lain yang minta gw nilai (means I’m not that suck at being a partner and friend kan, lumayan lah si gw ini…*maunya aja interpretasi sendiri -_-).

At this point when I’m posting (in bold, i’ll get to that later)…gw merasa sangat dianugrahi Tuhan 3 sahabat cowo.
Yang satu si-teman-kuliah-yang-waktu-kuliah-gw-segen-dan-ga-pernah-ngobrol dan sekarang turns out selalu bisa bikin gw geser bibir ke atas kayak joker (baca: ketawa) even saat mata gw udah basah, orang yang gak pernah segen cerita ke gw kalo radar Ti-Pat-Kay nya bekerja (tapi gak sampe ilernya beleber sih)

Yang satu lagi si-teman-yang-katanya-KP-bareng-gw-tapi-sumpah-gw-ga-inget yang mana menurut gw kita ini cukup bertolak belakang (logika vs emosi) makanya selalu bisa ngasih opini dari sudut pandang yang berbeda kalo saling cerita (ya gak yee?)

Yang satu lagi si-tandem-lembur-yang-kenal-pertama-pas-meeting-project-pertama-gw-dan-gw-mikir-dia-masteng si pintar yang gw rasa sama kadar labilnya sama gw dan sama-sama suka meraung-raung *tempat curhat hal-hal yang labilnya tingkat dewa* yang mana gw jadi berasa deket sama dia setelah tau dia suka L’Arc~en~Ciel

Dari mereka bertiga, gw belajar tentang karakter cowok secara umum, salah satunya yang agak “berat” bakal gw bahas di postingan lain:)

Dan tentunya 2 sahabat cewek yang buat gw panutan (aseli penyeimbang dari 3 sahabat cowo gw yang mata keranjang…jiahh), yang sebenernya kalo gw pikir-pikir mereka ini beda banget dari geng-geng sma atau kuliah gw. Kesamaannya cuma…apa ya? cewek mah mau kek mana juga doyan gosip lah :p
Sebenernya kan mereka berdua satu subdir sama gw, tapi  kita gak bisa dibilang geng (kenapa ya?) yah pokoknya gak bisa, gak masuk definisi :p Ok back to them, buat gw mereka reminder, kenapa? Karena gw sering (walopun gak selalu) inget hal-hal yang baik dari melihat mereka. Mereka berdua adalah orang-orang yang moderat dalam bergaul, tapi punya kesadaran lebih dalam beribadah 🙂 *ahey, penjelasan yang sejujurnya sulit dilakukan dengan kata-kata*
Gak banyak loh orang yang dalam curhat lo bisa nasehatin lo untuk terus berdoa sama Allah 🙂 — eh kucrut, gw pengen nangis loh nulis ini

Back to topic, eh sebelumnya gw mau jelasin hal yang gw bold tadi. At this point when I’m posting, mereka sahabat-sahabat terdekat gw di kantorsampai saat ini. But friends come and go 🙂 teman bukan keluarga, ga ada ikatan apa-apa yang bisa bikin lo “terpaksa” tetap baik sama orang itu. Akan mungkin ada hal-hal yang akan bikin lo il-feel dan gak mau lagi berteman akrab sama seseorang (membatasi lah). It was happened to me, don’t ask with whom…but that’s why I put the bold above 😀

Atau sederhananya sih, pendapat lo tentang seseorang bisa 100% berubah begitu saja deh 😀

Nah, back to topic beneran…sebenernya jadi muter-muter ini postingan…padahal gw cuma penasaran, beneran nih gw gak bakal punya geng di kantor? *inappropriate question banget* hahahahahaha…Don’t take it seriously, gw sangat bahagia saat ini, insyaAllah 🙂

God has been really great (all the time), but at this moment I do feel really blessed… salah satunya karena teman-teman 🙂

Alhamdulillah, ya Allah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s